Poster motor explosion proof SLEx Series 3 phase, bersertifikat IECEx dan ATEX, distributor ATT Electric
ATEX • IECEx • Ex db / Ex tb

Motor Explosion Proof SLEx Series 0,18-315 kW

Motor induksi 3 phase flameproof dari Shanghai Shuanglong (S&L) untuk area berbahaya gas (Zona 1 dan 2) dan debu mudah terbakar (Zona 21 dan 22). Distributor resmi: ATT Electric & Machinery. Di Indonesia: PT KTZ Dinamik.

  • 2 / 4 / 6 / 8 pole
  • 50 / 60 Hz
  • IP66
  • Class F
  • Duty S1
  • B3 / B5 / B35

Mulai dari sini

Artikel terbaru

perbedaan-zona-0-zona-1-zona-2

Zona 0, Zona 1, dan Zona 2 membedakan area berbahaya berdasarkan seberapa sering atmosfer gas mudah terbakar muncul: Zona 0 hampir selalu ada (lebih dari 1.000 jam per tahun), Zona 1 muncul sesekali saat operasi normal (10 sampai 1.000 jam per tahun), dan Zona 2 jarang dan singkat (kurang dari 10 jam per tahun). Semakin kecil nomor zonanya, semakin ketat peralatan listrik yang dibutuhkan.

Mengapa zona penting

Gas, uap, atau kabut mudah terbakar yang bercampur udara bisa menyala oleh percikan kecil dari motor, sakelar, atau permukaan panas. Karena risikonya tidak sama di setiap titik pabrik, standar internasional IEC 60079-10-1 membagi area berbahaya menjadi tiga zona. Pembagian ini menentukan jenis motor dan peralatan listrik yang boleh dipasang di sana.

Tabel perbandingan Zona 0, 1, dan 2

ZonaKondisi atmosfer gas eksplosifPerkiraan durasiPeralatan motor
Zona 0Ada terus-menerus atau dalam waktu lama> 1.000 jam/tahunTidak dipakai motor listrik
Zona 1Mungkin muncul saat operasi normal10-1.000 jam/tahunMotor Ex d (flameproof)
Zona 2Tidak mungkin muncul saat operasi normal; kalau muncul, jarang dan singkat< 10 jam/tahunMotor Ex d, Ex e, atau Ex nA

Sumber definisi dan durasi: IEC 60079-10-1, sebagaimana dirangkum dalam katalog SLEx Series.

Zona 0: gas ada hampir selalu

Atmosfer eksplosif ada terus-menerus atau dalam waktu yang lama. Contoh umum adalah bagian dalam tangki penyimpanan bahan bakar atau pelarut, tepat di atas permukaan cairan mudah terbakar. Karena kondisinya paling berbahaya, motor listrik biasanya tidak dipasang di zona ini sama sekali. Jika mesin perlu digerakkan, motor dipasang di luar zona dan tenaganya disalurkan lewat poros atau kopling.

Zona 1: gas bisa muncul saat operasi normal

Gas eksplosif mungkin muncul saat pabrik berjalan normal. Contoh lokasi yang lazim:

  • Sekitar titik pengisian dan pembongkaran (loading/unloading) bahan bakar atau pelarut.
  • Dekat lubang ventilasi (vent) tangki yang melepas uap secara berkala.
  • Ruang pompa atau kompresor tempat kebocoran kecil diperkirakan terjadi saat pemakaian normal.
  • Ruang pengecatan atau pencampuran dengan pelarut mudah menguap.

Motor di zona ini harus bertipe flameproof (Ex d). Pada motor seperti ini, rumah motor menahan ledakan di dalamnya dan mencegah api keluar menyulut gas di sekitarnya. Motor SLEx Series memakai proteksi Ex db dengan level proteksi Gb, yang sesuai untuk Zona 1 dan Zona 2.

Zona 2: gas jarang muncul dan singkat

Gas eksplosif tidak diperkirakan muncul saat operasi normal. Kalau pun muncul, itu hanya sebentar dan jarang, biasanya akibat gangguan seperti kebocoran sambungan. Contohnya area di sekeliling Zona 1 yang masih terjangkau uap, atau area dengan sambungan pipa dan flange yang jarang bocor.

Di zona ini, pilihan motor lebih luas: Ex d, Ex e (keamanan tingkat tinggi), atau Ex nA (tidak memercikkan). Motor Ex d yang bersertifikat untuk Zona 1 tentu juga boleh dipakai di Zona 2.

Bagaimana dengan Zona 20, 21, dan 22?

Nomor yang mirip dipakai untuk debu mudah terbakar, misalnya debu tepung, gula, kayu, atau batu bara. Zona 20 setara dengan Zona 0, Zona 21 dengan Zona 1, dan Zona 22 dengan Zona 2. Motor dengan proteksi Ex tb cocok untuk Zona 21 dan 22.

Siapa yang menentukan zona di pabrik Anda?

Penentuan zona adalah tanggung jawab pemilik atau operator fasilitas, biasanya oleh engineer keselamatan lewat studi klasifikasi area berbahaya. Contoh lokasi di artikel ini hanya gambaran umum. Jangan memilih zona hanya dari tebakan atau dari daftar contoh. Selalu rujuk dokumen klasifikasi area resmi Anda.

Memilih motor berdasarkan zona

  1. Tentukan zona dari dokumen klasifikasi area.
  2. Tentukan jenis gas dan grupnya (IIA, IIB, atau IIC).
  3. Cocokkan kelas suhu (T3 atau T4) dengan suhu penyalaan gas dan suhu lingkungan.
  4. Pastikan sertifikat ATEX atau IECEx berlaku dan tandanya sesuai area.

Lanjutkan membaca di panduan zona, kode Ex, dan cara memilih motor, atau lihat spesifikasi motor SLEx 0,18-315 kW.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah motor explosion proof boleh dipakai di Zona 0?

Tidak untuk motor SLEx. Motor SLEx dengan proteksi Ex db cocok untuk Zona 1 dan 2, bukan Zona 0.

Apakah Zona 1 lebih berbahaya daripada Zona 2?

Ya. Pada Zona 1 gas eksplosif mungkin muncul saat operasi normal, sedangkan pada Zona 2 hanya jarang dan singkat.

Apa tanda Ex yang cocok untuk Zona 1?

Tanda dengan level proteksi Gb, misalnya Ex db IIC T4 Gb. Level Gb sesuai untuk Zona 1 (dan juga Zona 2).

Butuh bantuan memilih motor untuk area Anda?
Kirim klasifikasi zona, jenis gas, daya, dan tegangan. Kami bantu mencocokkan model SLEx.
PT KTZ Dinamik | WhatsApp: 081383839918 | rony@ktzdinamik.com | www.attelectricmotor.co.id

Artikel ini bersifat informasi umum dan bukan pengganti penilaian engineer keselamatan. Terakhir diperbarui: [06 Oktober 2026].

Comments

Mulai dari sini

Motor Explosion Proof SLEx: Panduan dan Produk

Motor Explosion Proof IE1 vs IE3: Mana yang Lebih Hemat dan Kapan Memilihnya

ATEX vs IECEx: Apa Bedanya dan Mana yang Dibutuhkan Proyek Anda